Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani soal Kemenangan Trump di Pilpres AS: Dolar Menguat, Rupiah Tertekan

Jumat, 08 November 2024 - 15:22:00 WIB
Sri Mulyani soal Kemenangan Trump di Pilpres AS: Dolar Menguat, Rupiah Tertekan
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-47 membawa dampak signifikan pada pasar keuangan global. (Foto: Dok. Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

"Dengan terpilihnya kembali Presiden Trump, dolar indeks mengalami penguatan, sehingga nilai tukar rupiah kita kemarin cenderung mengalami tekanan," ucapnya.

Secara keseluruhan, depresiasi nilai tukar rupiah tercatat sebesar 2,68 persen. Sri Mulyani menekankan bahwa dibandingkan dengan negara-negara lain, baik G7 maupun G20, Indonesia masih menunjukkan performa yang relatif baik. Misalnya, Kanada mengalami depresiasi mata uang sebesar 4,46 persen, Filipina dengan peso-nya sebesar 5,69 persen, dan Korea Selatan mencapai 6,79 persen. 

"Kita relatif masih cukup baik dari sisi nilai tukar kita," tuturnya.

Dia menuturkan, satu hal yang sangat berbeda antara Trump dan Biden terkait isu perubahan iklim. Adapun Trump lebih komitmen untuk penurunan CO2 terutama dari energi, yang berbeda atau tidak mengikuti seperti kebijakan Biden. 

"Ini tentu akan memberikan dampak baik terhadap harga minyak dunia maupun terhadap trend ke depan dari isu-isu yang terkait dengan climate change maupun energi," ucapnya. 

Dia juga menyoroti perkembangan yield surat berharga negara (SBN) Indonesia dimana hingga Oktober, yield obligasi 10 tahun Indonesia mengalami penurunan yang signifikan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut