Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani soal Kemenangan Trump di Pilpres AS: Dolar Menguat, Rupiah Tertekan

Jumat, 08 November 2024 - 15:22:00 WIB
Sri Mulyani soal Kemenangan Trump di Pilpres AS: Dolar Menguat, Rupiah Tertekan
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-47 membawa dampak signifikan pada pasar keuangan global. (Foto: Dok. Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-47 membawa dampak signifikan pada pasar keuangan global, tak terkecuali Indonesia. 

Menurutnya, terpilihnya Trump akan menimbulkan banyak sekali kebijakan yang tentunya berbeda,karena Trump didukung oleh Partai Republik, sementara Presiden AS saat ini Joe Biden didukung oleh Partai Demokrat.  

"Beberapa perubahan di dalam kebijakan telah menimbulkan reaksi sesaat atau langsung dari market seperti ekspektasi terhadap penurunan pajak korporasi, adanya ekspansi belanja, kenaikan-kenaikan dari tarif impor terhadap negara-negara yang berdagang dengan Amerika terutama terhadap RRT juga diantisipasi. Kemudian antisipasi terhadap bagaimana dampak terhadap masalah keamanan dan perang di berbagai kawasan di dunia," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (8/11/2024).

Bendahara Negara menambahkan, sentimen pasar terhadap terpilihnya Trump ini cukup kuat. Terlebih dalam pergerakan nilai tukar dan pasar surat berharga negara. Nilai tukar rupiah sempat menguat hingga Oktober lalu, bahkan mencapai Rp15.200 per dolar AS

Namun, perubahan sentimen global akibat ekspektasi penurunan Fed Fund Rate oleh Bank Sentral AS kemudian mempengaruhi kondisi pasar. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut