Pandemi Dorong Digitalisasi Ekonomi, Kemenkeu Andalkan Unicorn
Melihat perkembangan digitalisasi perekonomian yang terjadi sangat cepat dalam kurun waktu dua tahun ini akibat pandemi Covid-19, Indonesia ingin menjadi bagian dari yang menciptakan tatanan tersebut.
“Kita tahu bahwa persaingan ini akan makin kuat. Tetapi justru persaingan ke arah digitalisasi ini yang harus kita tidak mau ketinggalan. Dan dalam konteks ini, kita mau juga menjadi bagian dari yang menciptakan tatanan tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjut, Febrio memastikan mandat yang diberikan kepada Indonesia sebagai Presidensi G20 akan dilakukan dengan sebaik-baiknya dan memastikan agar agenda-agenda penting bagi banyak negara di dunia dapat ter-deliver dengan baik.
“Masalah kesehatannya, vaksinasinya, perpajakannya, keadilan dan sebagainya itu harus kita pimpin dan ini supaya menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang menguntungkan perekonomi dunia,” ucapnya.
Di sisi lain, Indonesia juga akan memanfaatkan kesempatan menjadi leader di G20 ini untuk kepentingan perekonomian Indonesia.
“Kita mau memanfaatkan peluang-peluang investasi, terutama investasi hijau yang memang arahnya ke sana karena kita meng-address yang namanya climate change risk. Kita ingin supaya terjadi transisi energi di Indonesia sehingga kita buka peluang-peluang untuk investasi hijau di Indonesia. Kita harapkan dengan menjadi leader di G20 ini akan mengangkat nama Indonesia dan banyak sekali peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan oleh teman-teman dunia usaha,” katanya.
Editor: Aditya Pratama