Kemenperin Pacu Kinerja Industri Keramik, Utilisasi Naik hingga 65 Persen
Saat ini, utilisasi produksi industri keramik nasional mulai melonjak hingga 65 persen pada November 2020. “Diharapkan akan terus meningkat sampai dengan akhir tahun 2020 sebesar 70 persen dari sebelumnya hanya utilisasi hanya 45-50 persen karena pandemi Covid-19,” ujarnya.
Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Muhammad Khayam optimis kebijakan yang telah diterbitkan pemerintah dapat meningkatkan pertumbuhan industri di tengah masa pandemi. “Kami mengapresiasi industri manufaktur dalam negeri, termasuk industri keramik yang telah menunjukkan keuletan dan mampu memanfaatkan peluang rebound dengan dukungan pemerintah,” tuturnya.
Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengemukakan pemulihan industri keramik terlihat dari hasil kinerja ekspornya. Sepanjang Januari-September 2020, pengapalan produk keramik nasional mencapai 49,8 juta dolar, naik 24 persen, dan secara volume menembus angka 12,8 juta m2 atau meningkat 29 persen.
“Kinerja ekspor selama sembilan bulan di tahun ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2016,” katanya.