Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China
Advertisement . Scroll to see content

Indeks Harga Konsumen China Turun Tajam, Tekanan Deflasi Berlanjut

Sabtu, 10 Februari 2024 - 06:33:00 WIB
Indeks Harga Konsumen China Turun Tajam, Tekanan Deflasi Berlanjut
Indeks harga konsumen (CPI) China turun tajam dalam lebih dari 14 tahun pada Januari 2024. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Zhang menyebut, China perlu mengambil tindakan cepat dan agresif untuk menghindari risiko ekspektasi deflasi yang tertanam di kalangan konsumen.

China kesulitan mendapatkan kembali momentum ekonominya sejak berakhirnya pembatasan Covid-19 pada akhir tahun 2022, dan para investor yang gelisah telah membuang saham-saham China di tengah krisis properti yang semakin parah dan risiko utang pemerintah daerah.

Permintaan global juga masih relatif lemah, dengan survei resmi menunjukkan aktivitas di sektor manufaktur China mengalami kontraksi pada bulan Januari.

Saham perusahaan China melemah tak lama setelah data CPI lemah sebelum kembali pulih, dibantu oleh langkah-langkah dukungan cepat baru-baru ini.

Sementara, perekonomian China tumbuh sebesar 5,2 persen pada tahun 2023, memenuhi target resmi sebesar 5 persen. Namun, pemulihannya jauh lebih buruk dari perkiraan investor. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut