Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Rilis Data Ekonomi 2025 Hari Ini, Pertumbuhan Diproyeksi Hanya 5,05%
Advertisement . Scroll to see content

Ekonom Ungkap Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Stagnan di 5 Persen

Jumat, 13 September 2024 - 20:13:00 WIB
Ekonom Ungkap Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Stagnan di 5 Persen
Ekonom Senior Ryan Kiryanto menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dikatakan jalan di tempat disebabkan adanya kesalahan desain kebijakan pemerintah. (Foto: Iustrasi/Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan, S&P Global merilis Purchasing Manager’s Index atau PMI Manufaktur Indonesia bulan Juli 2024 sebesar 49,3. Level tersebut turun dibandingkan Juni 2024 sebesar 50,7.

"Kondisi ini ada miss policy atau kesalahan desain kebijakan, kenapa sepanjang 9 tahun terakhir kita hanya mampu ngegas ekonomi kita rerata 5,0-5,1 persen," kata dia.

Ryan membandingkan, dengan negara tetangga di ASEAN, seperti Vietnam dan Filipina yang memiliki rerata pertumbuhan ekonomi lebih baik dari Indonesia sebesar 6,5-7 persen per tahun. Padahal, negara di kawasan Asean ini punya tantangan yang sama beberapa tahun belakangan, seperti pandemi Covid 19, hingga terdampak ketegangan geopolitik.

"Memang pertumbuhan ekonomi kita stag di level 5 persen, itu harus menjadi concern kita semua terutama para pengambil kebijakan ke depannya," ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut