Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perbankan Ungkap Investasi Emas Kian Dilirik untuk Persiapan Haji
Advertisement . Scroll to see content

Ekonom Proyeksi BI Rate Naik 2 Kali Lagi ke 6,25% hingga Akhir 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:27:00 WIB
Ekonom Proyeksi BI Rate Naik 2 Kali Lagi ke 6,25% hingga Akhir 2026
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Irman Faiz. (Foto: iNews.id/Anggie)
Advertisement . Scroll to see content

Merespons efektivitas intervensi moneter dalam menahan kejatuhan nilai tukar rupiah, Irman memandang bahwa jajaran BI sebenarnya telah mengerahkan seluruh instrumen bauran kebijakan (policy mix) yang dimilikinya secara intensif.

Namun, stabilitas kurs tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan satu lini (single wing), melainkan membutuhkan topangan kuat dari kebijakan fiskal pemerintah.

"Sebenarnya kebijakan yang dilakukan sudah ditempuh semua tapi memang tentu dalam bauran kebijakan tidak bisa satu wing saja yang bergerak tetapi juga harus dua-duanya, dari fiskal juga harus berbenah. Dan kita lihat sudah mengarah ke situ," jelas Irman.

Irman menekankan pentingnya bagi pemerintah untuk tetap disiplin dan patuh terhadap batas-batas koridor pengelolaan negara yang menjadi perhatian utama para investor asing. Sebab,bBeberapa indikator penting tersebut mencakup penjagaan batas defisit fiskal APBN serta keberhasilan eksekusi dari draf transformasi kebijakan ekonomi makro.

“Mulai dari defisit fiskal, kemudian eksekusi dari transformasi kebijakan seperti pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia dan lain-lain itu eksekusinya harus baik karena sentimennya cukup positif tapi akan tergantung ke depannya dengan bagaimana eksekusinya," pungkas Irman.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut