Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi
Advertisement . Scroll to see content

Bencana Alam Sebabkan Inflasi, Sri Mulyani Monitor Stok Bahan Pokok

Senin, 01 Februari 2021 - 20:40:00 WIB
Bencana Alam Sebabkan Inflasi, Sri Mulyani Monitor Stok Bahan Pokok
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada periode Januari tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan Januari 2020 yang saat itu sebesar 0,39 persen. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi Januari 2021 secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 1,55 persen  juga lebih rendah dari posisi inflasi pada Desember 2020 dan Januari 2020.

“Kalau kita lihat pergerakan ini, memasuki 2021 ini dampak Covid-19 belum reda, masih membayang-bayangi perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Dia menuturkan, inflasi Januari 2021 didorong oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau, tahu, tempe, hingga cabai rawit juga menjadi penyumbang inflasi.

"Ada beberapa komoditas yang memberikan sumbangan inflasi beberapa komoditas andil pertama cabai rawit sebesar 0,08 persen, kemudian ikan segar memberikan andil inflasi 0,08 persen, kemudian harga tempe 0,03 persen dan satu lagi kenaikan harga tahu mentah 0,02 persen," ucapnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut