Wall Street Ditutup Menguat, Pembicaraan Xi Jinping dan Putin Jadi Sorotan
NEW YORK, iNews.id - Wall Street kembali ditutup menguat pada perdagangan Jumat (25/2/2022) waktu setempat. Kenaikan ini ditutup dengan indeks Dow mencatat persentase kenaikan harian terbesar sejak November 2020, ditengah aksi jual tajam menjelang invasi Rusia ke Ukraina.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 834,92 poin, atau 2,51 persen, menjadi 34.058,75, S&P 500 naik 95,95 poin, atau 2,24 persen, menjadi 4.384,65 dan Nasdaq Composite bertambah 221,04 poin, atau 1,64 persen, menjadi 13.694,62. Untuk minggu ini, Dow turun 0,1 persen, S&P 500 naik 0,8 persen dan Nasdaq naik 1,1 persen.
Harga minyak turun di bawah 100 per barel dolar AS, meredakan beberapa kekhawatiran tentang biaya energi yang lebih tinggi, dan semua 11 dari sektor utama S&P 500 berakhir pada hari itu. S&P 500 dan Nasdaq juga membukukan keuntungan untuk minggu ini.
Rudal Rusia menghantam Kyiv dan keluarga meringkuk di tempat penampungan pada hari Jumat, sehari setelah Rusia melancarkan invasi tiga cabang ke Ukraina dalam serangan terbesar di negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
Investor juga menilai berita bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada mitranya dari China Xi Jinping dalam panggilan telepon bahwa Rusia bersedia mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan Ukraina, menurut kementerian luar negeri China.