Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Salut! Cacat Tak Punya Kaki, Pria Ini Taklukkan Puncak Gunung Everest
Advertisement . Scroll to see content

Wall Street Ditutup Menguat, Pembicaraan Xi Jinping dan Putin Jadi Sorotan

Sabtu, 26 Februari 2022 - 08:25:00 WIB
Wall Street Ditutup Menguat, Pembicaraan Xi Jinping dan Putin Jadi Sorotan
Wall Street kembali ditutup menguat pada perdagangan Jumat (25/2/2022) waktu setempat. Pembicaraan Xi Jinping dan Vladimir Putin jadi sorotan investor. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Wall Street kembali ditutup menguat pada perdagangan Jumat (25/2/2022) waktu setempat. Kenaikan ini ditutup dengan indeks Dow mencatat persentase kenaikan harian terbesar sejak November 2020, ditengah aksi jual tajam menjelang invasi Rusia ke Ukraina.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 834,92 poin, atau 2,51 persen, menjadi 34.058,75, S&P 500 naik 95,95 poin, atau 2,24 persen, menjadi 4.384,65 dan Nasdaq Composite bertambah 221,04 poin, atau 1,64 persen, menjadi 13.694,62. Untuk minggu ini, Dow turun 0,1 persen, S&P 500 naik 0,8 persen dan Nasdaq naik 1,1 persen.

Harga minyak turun di bawah 100 per barel dolar AS, meredakan beberapa kekhawatiran tentang biaya energi yang lebih tinggi, dan semua 11 dari sektor utama S&P 500 berakhir pada hari itu. S&P 500 dan Nasdaq juga membukukan keuntungan untuk minggu ini.

Rudal Rusia menghantam Kyiv dan keluarga meringkuk di tempat penampungan pada hari Jumat, sehari setelah Rusia melancarkan invasi tiga cabang ke Ukraina dalam serangan terbesar di negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Investor juga menilai berita bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada mitranya dari China Xi Jinping dalam panggilan telepon bahwa Rusia bersedia mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan Ukraina, menurut kementerian luar negeri China.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut