Resmi Melantai di Bursa, Saham CBUT dan MKTR Menguat, BSBK Tembus ARA
JAKARTA, iNews.id - Harga saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (8/11/2022) menembus auto rejection atas (ARA). Selain itu, dua emiten baru lain PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) juga dibuka menguat.
Harga saham BSBK naik pada debut perdananya melantai di Bursa. BSBK naik 35 persen ke level Rp135. Sebelumnya, harga penawaran yang ditetapkan sebesar Rp100 per saham.
Volume saham yang didagangkan tercatat sebanyak 89,79 juta saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp12,12 miliar, dan frekuensi sebanyak 1.592 kali.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), BSBK melepas sebanyak 2,75 miliar saham atau 12,09 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BMSR-DMAS Masuk Top Losers
Bersamaan dengan IPO, perusahaan yang bergerak di bidang properti ini juga akan melaksanakan konversi utang sebesar Rp234,17 miliar atau sebanyak-banyaknya sebesar 2,34 miliar saham. Selain itu, perseroan akan menerbitkan Waran Seri I sebanyak 7 miliar lembar atau 35 persen dari modal ditempatkan.
Selanjutnya, saham CBUT dibuka menguat 16,67 persen ke level Rp805. Sebanyak 22,29 juta saham CBUT ditransaksikan pagi ini, dengan nilai mencapai Rp17,16 miliar. Adapun frekuensi investor pagi ini mencapai 5.610.
Dalam gelaran penawaran umum perdana atau IPO, CBUT melepas 625 juta lembar saham atau setara 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.
CBUT akan memakai seluruh dari dana yang diperoleh dari IPO untuk pengembangan usaha meliputi 54 persen untuk pembangunan refinery extension dan infrastrukturnya, dan sisanya akan digunakan untuk peningkatan modal kerja.
Kemudian, saham MKTR dalam debut perdananya melejit 25,00 persen ke level Rp150, dari harga perdananya Rp120.
Sebanyak 498,2 juta saham MKTR dijualbelikan dengan nilai transaksi sebesar Rp63,58 miliar pada pagi ini. Adapun frekuensi transaksi mencapai 30.165, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp1,64 triliun.
MKTR merupakan emiten sektor consumer nonsiklikal yang bergerak dalam bidang perkebunan dan pabrik kelapa sawit. Entitas Grup Maktour ini melepas sebanyak 2,5 miliar saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham ini adalah sebanyak Rp300 miliar.
Bersamaan IPO, MKTR menerbitkan waran seri I sebanyak 2,5 miliar atau sebanyak 26,32 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum saham perdana ini disampaikan.
Waran seri I yang menyertai penerbitan saham baru adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian saham biasa atas nama yang bernilai nominal Rp10 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp150 sehingga seluruhnya adalah sebesar Rp375 miliar, mempunyai jangka waktu 3 tahun sejak diterbitkan, di mana waran seri I dapat dilaksanakan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu mulai tanggal 16 Mei 2023 sampai dengan 4 November 2025.
Editor: Aditya Pratama