Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Mata Uang Negara Qatar, Sejarah dan Nilainya yang Tetap terhadap Dolar AS

Kamis, 20 Oktober 2022 - 10:17:00 WIB
Mata Uang Negara Qatar, Sejarah dan Nilainya yang Tetap terhadap Dolar AS
Sejarah Mata Uang Riyal Qatar (Foto: Getty Images)
Advertisement . Scroll to see content

Ketika India mendevaluasi rupee pada tahun 1966, Qatar, bersama dengan negara-negara lain yang menggunakan Rupee Teluk akhirnya memilih untuk memperkenalkan mata uangnya sendiri.

Qatar sejatinya singkat mengadopsi Riyal Saudi, hingga kemudian memperkenalkan Riyal Qatar dan Dubai setelah penandatanganan Perjanjian Mata Uang Qatar-Dubai pada 21 Maret 1966.

Riyal Saudi memiliki nilai setara 1,065 Repee Teluk, sedangkan nilai Riyal Qatar dan Dubai sama dengan Rupee Teluk sebelum devaluasi. Setelah Dubai masuk ke Uni Emirat Arab, Qatar mulai mengeluarkan Riyal Qatar terpisah dari Dubai pada 19 Mei 1973. Uang kertas lama yang telah beredar pada saat itu kemudian ditarik oleh pemerintah.

Uang Koin dan Uang Kertas

Pada tahun 1966, mata uang koin diperkenalkan atas nama Qatar dan Dubai dengan nilai 1-, 5-, 10-, 25-, dan 50 dirham. Pada tahun 1973, serangkaian koin baru diperkenalkan dalam ukuran dan komposisi yang sama seperti potongan sebelumnya, tetapi hanya atas nama Qatar. Hanya koin 25- dan 50 dirham yang sekarang beredar.

Pada tanggal 18 September 1966, Dewan Mata Uang Qatar & Dubai memperkenalkan uang kertas untuk 1-, 5-, 10-, 25-, 50-, dan 100 Riyal. Namun pada tanggal 19 Mei 1973, jenis uang kertas tersebut diganti dengan uang kertas Qatar Monetary Agency dalam denominasi 1-, 5-, 10-, 100-, dan 500 riyal. Sementara uang kertas pecahan 50 riyal dikeluarkan pada tahun 1976.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut