Dalam Kondisi Volatilitas, Keputusan Reaktif Berpotensi Kurangi Kualitas Alokasi Aset
JAKARTA, iNews.id - Capital loss menjadi bagian dari investasi yang seringkali tidak bisa dihindari. Kondisi ini bisa terjadi apapun instrumen Anda, baik itu reksadana, Obligasi ORI, dan yang lainnya.
Tentunya harus ada langkah bijak dalam menyikapi capital loss ini. Jangan sampai Anda panik dan tidak paham langkah apa yang perlu diambil.
Mari cari tahu lebih jauh mengenai capital loss dan cara bijak saat menghadapi kondisi tersebut.
Capital loss menjadi suatu hal yang sangat mungkin terjadi ketika Anda melakukan investasi. Anda bisa saja melakukan langkah antisipasi namun peluang terjadinya hal ini tetap akan ada.
Ringkasnya, capital loss merupakan kondisi dimana Anda mengalami kerugian dana saat berinvestasi. Ini bisa terjadi saat Anda melakukan penjualan aset dengan harga lebih rendah dari saat pembelian.
Tentunya ada banyak sekali faktor penyebab terjadinya capital loss. Bisa karena ada penurunan nilai di pasar, performa bisnis yang buruk, faktor perekonomian, juga sentimen negatif.
Keputusan investasi yang tidak tepat ternyata juga bisa menjadi pemicu capital loss. Itulah mengapa keputusan investasi harus diambil melalui pertimbangan yang matang agar tidak salah langkah.
Capital loss dapat terjadi kapan saja bahkan tanpa Anda duga sebelumnya. Banyak investor yang mungkin akan menunjukan reaksi panik ketika hal ini terjadi.
Sebenarnya kepanikan saat terjadi capital loss adalah sebuah hal yang wajar. Namun sebaiknya sanggup diatasi dengan baik dan bijak oleh investor.