Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Uang Pertama Kali Muncul di Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang, Simak Penjelasannya

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:03:00 WIB
Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang, Simak Penjelasannya
Cara manusia memenuhi kebutuhan saat belum ada konsep uang (Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Adapun, kelebihan dalam sistem barter, di antaranya dapat mengenal satu sama lain dan adanya sikap toleransi terhadap sesama. Namun, dibalik semua itu ada beberapa kekurangan dalam sistem tersebut, yakni sulit untuk menentukan kadar atau nilai barang, sulit untuk dipecah dan bertransaksi, serta sulit untuk disimpan dalam kuantitas banyak. 

Sejarah mencatat, sistem barter telah digunakan penduduk Mesopotamia pada 6000 SM (Sebelum Masehi). Kemudian, sistem tersebut diadopsi oleh masyarakat Fenisia. Di sistem tersebut mengharuskan setiap orang yang terlibat dalam transaksi harus saling bersepakat. 

Seiring berjalannya waktu, manusia menyadari jika sistem barter memiliki banyak kekurangan. Maka dari itu, mereka berusaha untuk mendapatkan alat yang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran. 

Kapan Manusia Mulai Mengenal Konsep Uang?

Menurut Ensiklopedia Britannica, pada awalnya uang berasal dari barang-barang atau benda-benda yang dapat ditemukan di alam. Sebagai contoh, cangkang cowrie atau siput laut yang di masa 1200 SM dijadikan sebagai uang atau alat tukar. 

Di belahan dunia lain, semisal Fiji, masyarakatnya menggunakan gigi ikan paus sebagai alat tukar atau pembayaran. Selain itu, masyarakat di sana juga ternyata memanfaatkan piringan besar dari batu kapur. 

Lalu, mata uang logam digunakan sebagai alat tukar pada abad ke-7 SM. Masa itu terjadi tepatnya pada masa Kerajaan Lydia atau sekarang dikenal dengan nama Turki. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut