Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Uang Pertama Kali Muncul di Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang, Simak Penjelasannya

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:03:00 WIB
Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang, Simak Penjelasannya
Cara manusia memenuhi kebutuhan saat belum ada konsep uang (Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cara manusia memenuhi kebutuhan saat belum ada konsep uang menarik untuk diulas kali ini. Uang jadi salah satu benda yang tak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. 

Sebagaimana diketahui, uang telah menjadi alat tukar yang dapat diterima oleh masyarakat umum. Tentunya, uang tersebut dapat digunakan manusia sebagai alat tukar untuk mendapatkan barang maupun jasa. 

Lantas, seperti bagaimana cara manusia memenuhi kebutuhan saat belum ada konsep uang? Berikut iNews.id akan berikan ulasannya dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (25/1/2024). 

Sejarah Munculnya Uang dalam Kehidupan Manusia

Pada abad ke-6 SM, Bangsa Lydia menciptakan uang pertama mereka. Uang tersebut terbuat dari campuran emas dan perak yang memiliki bentuk menyerupai kacang polong. Inovasi ini menjadi awal dari revolusi dalam sistem pertukaran.

Melansir Rinaldy dkk (2022), dalam bukunya yang berjudul Perdagangan Internasional: Konsep dan Aplikasi, menjelaskan bahwa barter merupakan suatu bentuk transaksi jual beli dengan cara setiap pihak, yaitu penjual dan pembeli. 

Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang

Sebelum mengenal uang, manusia menggunakan sistem barter untuk mendapatkan barang yang diinginkannya. Adapun, sistem barter dalam hal ini adalah sistem saling tukar menukar barang. 

Di sistem barter, penjual dan pembeli saling menyerahkan barang yang bentuknya berbeda. Namun, barang yang ditukarkan tersebut memiliki nilai ekuivalen yang sama tanpa adanya arus uang tunai. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut