Bank Terapung BRI Jadi Andalan Warga Pulau Panggang: Gak Perlu Nyeberang-Nyeberang
“Pelayanannya hampir sama dengan perbankan di darat, cuma bedanya kita bank terapung. Kita perbankan yang jemput bola,” ujarnya.
Setiap kali bersandar di Pulau Panggang, kapal rata-rata melayani lebih dari 20 nasabah per hari. Bahkan sebelum kapal merapat ke dermaga, warga sering kali sudah menunggu untuk mendapatkan pelayanan.

“Dari masyarakat mereka antusias banget. Sebelum kapal menyandar, mereka pasti sudah mengantre biasanya untuk pelayanan,” kata Algi.
Selain melayani masyarakat umum, kapal juga menjadi tempat transaksi bagi jaringan AgenBRILink yang tersebar di pulau-pulau. Para agen biasanya menyetorkan kembali uang hasil transaksi kepada petugas kapal untuk mengisi saldo layanan mereka.
Untuk menunjang operasional tersebut, Kapal Bahtera Seva I membawa kas dalam jumlah besar setiap pekannya. “Rata-rata dari Senin sampai Jumat kas kita paling besar Rp2 miliar,” ujarnya.