Bagaimana Cara Kerja Robot Trading? Cari Tahu Yuk supaya Cuan
Selain itu, dengan robot trading, Anda juga tidak perlu memantau market setiap saat, tak perlu panik karena lupa pasang stop loss, dan tidak akan salah pencet saat order atau kesalahan lain yang manusiawi. Intinya, semua faktor human error bisa dihindari dengan robot trading.
Kendati demikian, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Kementerian Perdagangan Tirta Karma Senjaya mengatakan, robot trading juga memiliki kelemahan. Kelemahan robot trading, yakni dikenal statis, rentan gagal teknis, memiliki biaya tambahan, dan terkait monitoring. Meski bisa bekerja secara otomatis, trader tetap harus memonitor kinerja robot trading karena gangguan teknis bisa terjadi sewaktu-waktu, baik dari internal robot atau faktor eksternal.
"Selain itu, backtesting (BT) juga kerap berbeda dengan forward test (FT). Hasil backtesting di atas kertas bisa jadi sesuai dengan harapan trader (profit), namun setelah diaplikasikan pada kondisi market sesungguhnya (forward test/FT)," kata dia dalam keterangannya, beberapa waktu lalu.
Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati karena beberapa robot trading populer ada yang mencurigakan dan berpotensi penipuan atau scam karena menjanjkan keuntungan pasti yang tidak masuk akal, di sisi lain ada skema mencari member sebanyak-banyaknya. Ada juga robot trading eksklusif yang hanya bisa dijalankan di broker tertentu saja.
Nah, berikut beberapa tips untuk menghindari penipuan robot trading atau robot trading ilegal: