Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Memasuki awal pekan ini, harga minyak naik tipis di tengah ketegangan yang terjadi di Timur Tengah dan meningkatnya rig di Amerika Serikat (AS) yang mendorong produsen minyak menaikkan produksi.

Mengutip CNBC, Senin (13/11/2017), harga minyak Brent menetap di 63,64 dolar AS per barel pada pukul 00.49 GMT, naik 12 sen dolar AS saat penutupan perdagangan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 13 sen dolar AS menjaid 56,87 dolar AS per barel.

Para pedagang mengatakan, harga minyak mentah cenderung pada level baik menyusul komitmen Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia yang menurunkan produksi karena kelebihan pasokan di pasar sejak 2014.

Ketegangan di Timur Tengah diprediksi akan mengganggu pasokan, kata para pedagang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut