Terapkan Agro Solution, Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Pertanian
175 petani dengan total luas lahan 242,4 hektar, di 15 kecamatan, yaitu Ajung, Balung, Bangsalsari, Jombang, Kalisat, Kaliwates, Puger, Rambipuji, Semboro, Silo, Sukowono, Sumberjambe, Tanggul, Wuluhan dan Ambulu.
Program Agro-Solution terbukti meningkatkan produktivitas petani, dibuktikan dengan meningkatnya profitas petani. Dari yang sebelumnya hasil panen padi sebanyak 7 ton per hektar, meningkat 52,9 persen menjadi 10,7 ton per hektare. Pupuk Kaltim optimis Agro Solution mampu meningkatkan keunggulan hasil pertanian secara kompetitif, sekaligus menciptakan komunitas masyarakat yang produktif di sepanjang rantai pasok pertanian, untuk meningkatkan ketersediaan pangan sesuai kebutuhan pasar.
“Kami optimis Agro Solution dapat meningkatkan kesejahteraan petani yang akan berimplikasi langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ucapnya.
Program Agro-Solution mendapat dukungan penuh dari induk perusahaan Pupuk Indonesia, bahkan siap diimplementasikan di seluruh wilayah di Indonesia, dalam rangka memajukan sektor pertanian Indonesia. Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, tujuan program Agro-Solution adalah untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian.
“Bila produktivitas meningkat dan dapat dipasarkan dengan harga yang bagus, maka pendapatan petani juga akan meningkat dan kesejahteraan petani juga akan semakin baik,” tutur Bakir.
Editor: Ranto Rajagukguk