Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Teken MoU dengan Pupuk Indonesia terkait Distribusi: Agar Tepat Sasaran
Advertisement . Scroll to see content

Terapkan Agro Solution, Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Pertanian 

Jumat, 06 November 2020 - 13:10:00 WIB
Terapkan Agro Solution, Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Pertanian 
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia menggagas program Agro-Solution berupa pemanfaatan kawasan pertanian dengan konsep aliansi kemitraan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian. Hal ini ditandai melalui kegiatan Pencanangan Program Agro-Solution Pupuk Indonesia Group serta Panen dan Penanaman Padi Program

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan, Agro Solution adalah program pendampingan intensif kepada petani dan budi daya pertanian berkelanjutan serta melibatkan rantai pasok dan didukung teknologi, dengan berbasis pada triple bottom line people, planet dan profit (3P). “Kerja sama ini turut melibatkan sejumlah pihak, seperti perbankan, asuransi pertanian hingga offtaker, guna mendukung produktivitas pertanian dengan peningkatan hasil yang lebih signifikan,” ujar Rahmad dalam keterangannya, Jumat (6/11/2020). 

Program Agro Solution menurut Rahmad, digagas melihat tiga keterbatasan akses petani, yang menyebabkan produktivitas dan kesejahteraan petani terbatas, yaitu akses pasar, akses finansial dan akses teknologi. Dari program ini, petani tak hanya mendapat modal untuk mendapatkan bibit, pupuk dan pestisida saja, tapi juga asuransi sebagai antisipasi kerugian saat gagal panen. 

“Begitu pula penjualan hasil produksi, juga difasilitasi kepada offtaker dengan harga lebih tinggi dari skema harga pasar,” ujarnya.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, program Agro-Solution telah diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan dan Gorontalo, dengan komoditi padi, jagung dan singkong, di lahan seluas 1,427 hektare. Di Kabupaten Jember, program Agro-Solution diikuti oleh

175 petani dengan total luas lahan 242,4 hektar, di 15 kecamatan, yaitu Ajung, Balung, Bangsalsari, Jombang, Kalisat, Kaliwates, Puger, Rambipuji, Semboro, Silo, Sukowono, Sumberjambe, Tanggul, Wuluhan dan Ambulu.

Program Agro-Solution terbukti meningkatkan produktivitas petani, dibuktikan dengan meningkatnya profitas petani. Dari yang sebelumnya hasil panen padi sebanyak 7 ton per hektar, meningkat 52,9 persen menjadi 10,7 ton per hektare. Pupuk Kaltim optimis Agro Solution mampu meningkatkan keunggulan hasil pertanian secara kompetitif, sekaligus menciptakan komunitas masyarakat yang produktif di sepanjang rantai pasok pertanian, untuk meningkatkan ketersediaan pangan sesuai kebutuhan pasar. 

“Kami optimis Agro Solution dapat meningkatkan kesejahteraan petani yang akan berimplikasi langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ucapnya.

Program Agro-Solution mendapat dukungan penuh dari induk perusahaan Pupuk Indonesia, bahkan siap diimplementasikan di seluruh wilayah di Indonesia, dalam rangka memajukan sektor pertanian Indonesia. Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, tujuan program Agro-Solution adalah untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. 

“Bila produktivitas meningkat dan dapat dipasarkan dengan harga yang bagus, maka pendapatan petani juga akan meningkat dan kesejahteraan petani juga akan semakin baik,” tutur Bakir.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut