Spesial untuk Nasabah Prioritas, BSI Luncurkan Sukuk Gold Ownership Progam
Latar belakang peluncuran program ini dikarenakan BSI merupakan Mitra Distribusi dari Kementerian Keuangan RI untuk memasarkan Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN, Sukuk Ritel Seri SR020. Sukuk Ritel bebas dari risiko gagal bayar, memiliki imbal hasil kupon bersifat tetap serta dijamin pemerintah.
Selain sukuk, BSI juga memiliki program Cicil Emas sebagai salah satu produk investasi. Sebagai bagian dari salah satu instrument dalam wealth accumulation, emas dinilai menjadi investasi aman untuk mengelola keuangan.
Berinvestasi emas dianggap sebagai salah satu solusi untuk menyisihkan dana darurat di kemudian hari. Lantaran, emas cukup likuid, mudah digadai, dijual, serta berlaku secara universal.
Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo memproyeksikan bisnis emas pada 2024 masih memiliki prospek yang positif. Nilai investasi pada produk emas juga terus mengalami tren kenaikan, terutama pada periode di mana volatilitas di pasar keuangan meningkat, maka emas menjadi salah satu pilihan instrumen safe haven asset.
Di tengah dinamika ekonomi dan pasar keuangan, harga emas diperkirakan hingga tiga tahun mendatang masih akan mengalami tren kenaikan hingga 7-10 persen.