Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai
Advertisement . Scroll to see content

SKK Migas Ungkap Cadangan Gas RI Melimpah, tapi Masih Impor Minyak

Rabu, 05 Oktober 2022 - 18:44:00 WIB
SKK Migas Ungkap Cadangan Gas RI Melimpah, tapi Masih Impor Minyak
SKK Migas mengungkapkan, cadangan gas yang dimiliki Indonesia stoknya melimpah. Namun, minyak mentah masih impor untuk memenuhi kebutuhan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengatakan, terdapat gap (selisih) antara produksi dan tingkat konsumsi minyak di dalam negeri. Dia menyadari, Indonesia saat ini memang merupakan negara net importir untuk minyak. 

Produksi minyak Indonesia saat ini di sekitar 650.000 barel per hari (bph). Sementara, kapasitas kilang yang ada hanya 1 juta bph, artinya sebesar 350.000 bph masih dipenuhi dari impor.

"Ada beberapa hal yang perlu kita pahami tadi, tetapi memang kondisinya demikian. Kita punya potensi di bidang migas, tapi minyak kita sudah impor. Kira-kira kalau produksi kita 650.000 barel per hari dan kapasitas kilang 1 juta (bph), berarti kita impor 300.000-an bph," ucapnya.

Sementara itu, SKK Migas mencatat realisasi produksi minyak siap jual atau lifting hingga kuartal III 2022 masih belum mencapai target. Beberapa di antaranya karena disebabkan kejadian penghentian produksi yang tidak direncanakan (unplanned shutdown), serta adanya kebocoran pipa karena fasilitas hulu migas yang sudah menua.

Tenaga Ahli Kepala SKK Migas Ngatijan menyampaikan, terdapat tantangan terberat terkait dengan upaya meningkatkan lifting minyak dan gas, serta upaya mencapai target investasi hulu migas di tahun 2022.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut