Siap-siap, Produksi Baterai Kendaraan Listrik RI Dimulai 2024
Berdasarkan nota kesepahaman, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution menginvestasikan 1,1 miliar dolar AS atau setara Rp15,9 triliun dalam perusahaan patungan tersebut.
DPR Minta Proyek Baterai Kendaraan Listrik Dikaji agar BUMN Pertambangan Tak Rugi
Hyundai Grup dan LG Energy Solution masing-masing akan memiliki 50 persen kepemilikan saham di perusahaan patungan. Sementara, pemerintah Indonesia setuju untuk menawarkan berbagai insentif dan penghargaan untuk mendukung operasi pembangkit yang stabil.
Pembangunan pabrik dimulai pada kuartal IV 2021 dan akan selesai pada paruh pertama 2023. Saat ini, progres pabrik mencapai 40-50 persen. Usai pabrik rampung, produksi massal sel baterai dimulai pada 2024.
IBC Ditargetkan Jadi Market Leader Baterai Kendaraan Listrik di ASEAN
Editor: Aditya Pratama