Sempat Diremehkan, Lelaki Asal Magelang Ini Sukses Jadi Pengusaha Lobster Hias Air Tawar
Cibiran itu tak lantas membuat Agus patah arang. Niat budidaya dan memproduksi lobster ait tawar justru makin menggelora di benak Agus. Kegigihannya lambat laun mendapat restu kedua orang tua dan sang istri.
Meski aksinya mulai mendapat dukungan keluarga, upaya Agus masih membuahkan kegagalan. Lahan yang dikonversikan menjadi kolam ternyata tak menghasilkan sesuatu yang diharapkan.
"Saya bikin kolam pakai gorong-gorong, itu sama kolam plastik, sama kolam terpal, dan ternyata, hasilnya tidak memungkinkan dan tidak sesuai dengan harapan saya," ungkap Agus.
Agus kemudian memperdalam pengetahun tentang budidaya lobster air tawar. Dengan bermodalkan uang Rp6 juta, Agus membangun enam kolam lobster hias. Dua tahun kemudian jadi sepuluh kolam, hingga akhirnya mencapai 30 kolam saat enam tahun merintis.
Agus memproduksi satu jenis lobster hias saja dengan beberapa warna, terdiri dari merah, putih snow white, blue, orange, dan marun. Untuk memasarkan produknya, Agus tak segan untuk door to door mendatangi toko ikan hias di daerahnya.