RUPST Bank Raya Setujui Buyback Saham Rp20 Miliar
Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 yang termuat dalam Laporan Tahunan tersebut diatas telah diaudit Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global), dengan opini penyajian wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Direktur Utama Bank Raya mengatakan, RUPST AGRO 2025 menghasilkan beberapa keputusan penting, yang mendukung pencapaian visi Bank Raya. Keputusan tersebut adalah bentuk dukungan yang kuat dari Pemegang Saham kepada Manajemen untuk terus mengakselerasi rencana pertumbuhan bisnis Perseroan secara jangka panjang.
"Bank Raya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh Pemegang Saham atas dukungan yang diberikan kepada Bank Raya. Perseroan berharap kinerja Bank Raya akan terus tumbuh positif dan berkelanjutan,” ujar Bagus dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
Dalam rangka meningkatkan engagement dan ownership pekerja terhadap Perusahaan serta adanya keyakinan manajemen bahwa kinerja perseroan akan terus membaik dan sustainable, maka pada RUPST AGRO 2025, pemegang saham telah menyetujui program pembelian kembali saham (buyback) di tahun 2025.
Program buyback ini kemudian akan dialihkan dalam bentuk Program Kepemilikan Saham Pekerja dan/atau Manajemen. Maka, diharapkan pekerja lebih terdorong untuk pencapaian kinerja yang optimal sehingga hasilnya akan kembali kepada fundamental perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi shareholder.