Raja Nikel RI, Setoran Pajak dan Royalti IMIP ke Negara Tembus Rp15 Triliun di 2023
MOROWALI, iNews.id - Kehadiran kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi awal hilirisasinikel dalam skala besar di tanah air dimulai. Tak hanya memberikan dampak bagi negara secara umum, pembangunan kawasan industri IMIP juga menjadi salah satu penyebab tumbuhnya perekonomian di Sulawesi Tengah, terutama Morowali dan khususnya Kecamatan Bahodopi.
Dengan luas lahan hampir mencapai 3.000 hektare, mengalir investasi besar dengan nilai ratusan triliun rupiah. Akselerasi kawasan industri IMIP merupakan bentuk pemerataan industri di tanah air.
Kawasan industri IMIP juga menjadi tonggak pemerintah dalam mewujudkan program hilirisasi. Hilirisasi bertujuan meningkatkan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri.
Kawasan ini ditunjang infrastruktur yang lengkap dan modern, termasuk di dalamnya pelabuhan, bandara khusus, dan rantai produksi yang dapat mengurangi biaya produksi bagi investasi.
Salah satu efek dari semua itu adalah kontribusi pajak dan royalti yang disetor ke negara dengan nilai yang cukup besar. Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 2015 silam, kawasan ini terus menyumbang pajak dan royalti ke negara yang setiap tahunnya meningkat. Tahun 2015 pajak dan royalti yang disetor ke negara sebesar Rp306,8 miliar dengan nilai investasi 3,3 miliar dolar AS.