Puing Berganti Pakcoy, BRI Dampingi Taman Urban Farming Dahlia Tebar Manfaat ke Warga

Melihat kondisi tersebut, Sukarni mulai berpikir lahan ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih berguna.
"Melihat dari situ saya jadi berinisiatif, 'Kenapa enggak dibikin sesuatu yang bermanfaat ya?' Akhirnya saya merintis tuh sedikit-sedikit," katanya.
Awalnya, hanya ada beberapa tanaman peria atau pare dan jeruk nipis yang ditanam bersama ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Meski belum banyak warga yang terlibat, tetapi perlahan hasil panen kecil mulai terlihat.
Semangat itu semakin tumbuh ketika kawasan tersebut mengikuti Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH). Warga kemudian bergotong royong membersihkan lahan bersama pengurus RT dan petugas PPSU.
"Karena ini dulu tempat buang sampah. Akhirnya diangkat semua, dirapiin, kita bikin ala-ala desa. Kita bikin saung bambu. Pokoknya manfaatin bahan-bahan yang enggak kepakai di luar, angkutin ke sini," ujar Sukarni.