Persaingan Makin Sengit, Ini e-Commerce Nomor 1 Andalan Penjual dan Pembeli
Tersedianya fitur interaktif di platform e-commerce diawali oleh gamification yang berhasil menarik antusiasme pengguna. Ketertarikan ini juga semakin didorong oleh kesempatan mendapatkan hadiah serta penawaran tambahan saat memenangkan rangkaian permainan di platform e-commerce.
Pada 2022, perkembangan perilaku ini sudah terlihat. Dilansir dari hasil riset ‘Karakteristik Perilaku Konsumen dan Preferensi dalam Berbelanja Online’ yang dirilis Snapcart dijabarkan segmentasi karakter perilaku belanja di Indonesia, di mana data menunjukkan ada tiga tipe perilaku konsumen.
Posisi teratas ditempati dengan tipe discount seekers (51 persen) atau konsumen pemburu diskon yang berbelanja didorong oleh berbagai tawaran promosi. Berikutnya, need-based customers (25 persen) atau mereka yang cenderung berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan terakhir tipe wandering customers (21 persen), yaitu para pengguna yang sangat gemar browsing dan mencoba sejumlah fitur interaktif yang ditawarkan oleh platform e-commerce.
Diskon masih menjadi magnet utama bagi konsumen Indonesia saat berbelanja, tetapi respon positif dari masyarakat akan sejumlah fitur hiburan yang dihadirkan oleh pemain e-commerce turut andil dalam meningkatkan popularitas sebuah platform belanja online. Menariknya, segmentasi karakter perilaku belanja tidak hanya berangkat dari perbedaan preferensi, prioritas kebutuhan hingga gaya hidup.
Fitur interaktif lainnya yang juga sudah diminati adalah fitur gamification, di mana pada platform e-commerce 51 persen responden memilih Shopee Tanam sebagai game yang paling digemari. Tentunya, jauh unggul dibandingkan Tokopedia Panen Telur (13 persen) dan Lazada Coin Tree (2 persen).