Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wamentan Ungkap Cadangan Beras Tembus 5,37 Juta Ton: Tertinggi Sepanjang Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Pedagang Dilarang Jual Beras Bulog di Atas HET, Badan Pangan: untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga

Senin, 13 Februari 2023 - 12:17:00 WIB
Pedagang Dilarang Jual Beras Bulog di Atas HET, Badan Pangan: untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi kembali menegaskan bahwa harga beras Bulog sudah ditetapkan dengan jelas sesuai dengan wilayah. (Foto: Antara/Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menuturkan, Bapanas melalui Perum Bulog saat ini terus melakukan penggelontoran beras agar harga beras turun. Namun, penyelewengan semacam ini mengakibatkan apa yang telah dikerjakan jadi terhambat. 

“Untuk menekan agar harga beras bisa turun, saat ini yang terpenting adalah eksekusi dan pengawasan SPHP di lapangan. Karena langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga beras sudah dan terus kita lakukan. Kita dukung Satgas Pangan semakin masif melakukan pengawasan,” tuturnya.

Arief menuturkan, SPHP atau operasi pasar beras tersebut akan terus dilakukan sepanjang tahun terutama menjelang panen raya yang jatuh pada akhir Februari, Maret, dan April ini. 

"Kita masifkan Program SPHP ini sampai dengan Panen Raya yang akan tiba sebentar lagi. Part berikutnya adalah bersama Kementan dan Bulog melakukan penyerapan panen lokal untuk stabilisasi ditingkat Petani dan mengisi kembali Gudang Bulog untuk CPP," ucapnya.

Menurutnya, Bapanas telah melakukan sejumlah langkah percepatan seperti pengiriman beras Bulog dari pelabuhan langsung ke gudang PT Food Station Tjipinang Jaya, BUMD DKI Jakarta yang bergerak di sektor pangan, agar memotong rantai distribusi sehingga beras bisa cepat disalurkan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut