Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Advertisement . Scroll to see content

Partai Perindo Dorong Pemerintah Evaluasi Tata Kelola Anggaran Pendidikan 

Selasa, 09 Juli 2024 - 11:05:00 WIB
Partai Perindo Dorong Pemerintah Evaluasi Tata Kelola Anggaran Pendidikan 
Isu anggaran pendidikan sebesar Rp665 triliun yang 52 persennya dialokasikan melalui Dana Desa menjadi sorotan banyak pihak. (Foto: Ilustrasi/Wahyu Sikumbang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Isu anggaran pendidikan sebesar Rp665 triliun yang 52 persennya dialokasikan melalui Dana Desa menjadi sorotan banyak pihak. Ketua DPP Bidang Pedesaan dan Potensi Kedaerahan Perindo Gardian Muhammad menyampaikan pihaknya mendorong agar pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah.

"Hal ini salah kaprah juga. Partai Perindo dengan tegas berkomitmen dan mendorong agar pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah dan bersama," ucap Gardian saat dihubungi iNews.id, Senin (8/7/2024). 

Karena itu, dia menilai, tata kelola anggaran pendidikan saat ini harus dievaluasi karena masih semrawut, sehingga akan menyebabkan pengaruh buruk bagi pendidikan Indonesia ke depan. 

"Kita harus menjalankan amanat konstitusi sesuai amanat pasal 31 UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Dan amanat konstitusi tegas, yakni memandatkan sekurang kurangnya 20 persen untuk pendidikan. Partai Perindo mendorong bahwa karut marut ini harus dihentikan dan dievaluasi secara menyeluruh oleh pemerintah selanjutnya," kata Gardian.

Sebelumnya, Mantan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mempertanyakan adanya alokasi dana desa dalam postur anggaran pendidikan 2024. Dia mengaku heran kapan dana desa masuk dalam postur anggaran pendidikan 2024.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut