Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi
Advertisement . Scroll to see content

Outlook 2023: Begini Jurus RI Hadapi Potensi Menurunnya Ekspor

Minggu, 01 Januari 2023 - 10:00:00 WIB
Outlook 2023: Begini Jurus RI Hadapi Potensi Menurunnya Ekspor
Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto: Ilustrasi/Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan, Kasan, menyebutkan bahwa pemerintah saat ini mewaspadai potensi menurunnya ekspor di tahun 2023 meskipun Indonesia masih berada dalam posisi aman. Terlebih, rilis Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini melaporkan bahwa ekspor Indonesia mulai menunjukkan perlambatan. 

"Inflasi juga otomatis kan menurunkan daya beli. Kita itu kalau inflasi kan daya beli kita jadi berkurang. Kalau daya beli berkurang, demand berkurang juga. Impact-nya tentu akan terhadap potensi dari menurunnya ekspor kita, meski semua negara sekarng juga menghadapi situasi hampir sama," ujar Kasan kepada MNC Portal Indonesia, dikutip di Jakarta, Senin (19/12/2022). 

Dia menyebutkan, laporan Bank Dunia menunjukkan bahwa trade openness atau keterbukaan perdagangan Indonesia cenderung stagnan, tidak sebesar negara-negara ASEAN. 

"Saya setuju angkanya memang tidak sampai 50 persen, hanya di kisaran 20-30 persen. Artinya, trade itu kan langsung, hubungan keterbukaan dengan luar. Kalaupun di luar itu terjadi penurunan, termasuk dalam trade, otomatis kita terimbasnya tergantung besaran openness itu tadi," ungkap Kasan.

Kasan mengatakan bahwa jika guncangan di luar itu cukup besar, akan cukup besar dampaknya ke negara-negara yang trade opennessnya besar. Adapun negara-negara dengan trade openness besar di atas 50 persen misalnya Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut