Nasabah PNM Banjarmasin Sukses Sulap Rumput Purun Jadi Tas Cantik
"Saya usaha produk anyaman rumput purun sudah dari 2016. Ibu saya juga sudah usaha yang sama sebelumnya dari usia saya 10 tahun. Turun temurunlah," ucap Salasiah pada tayangan YouTube PT PNM Official, Rabu (17/4/2024).
Produk yang dibuat dari rumput purun juga beragam, ada tikar, topi, dompet hingga tas yang menjadi salah satu produk andalan. Berbagai macam produk itu biasanya dia jual langsung secara online atau memenuhi pesanan dari jejaring.
"Pada 2021, saya bergabung dengan PNM. Tujuannya untuk mendapatkan tambahan modal usaha," ujar wanita berhijab itu.
Salasiah bangga, karena produk hasil karya tangannya sudah dijual sampai ke Irak. Produknya diakui bisa bertahan sampai satu tahun dan bisa lebih awet bila dilapisi pernis sebagai sentuhan akhir. "Supaya mengkilap," katanya.
Selain penggunaan rumput purun, Salasiah juga menggunakan bahan eceng gondok kering. Bukan dianyam dijadikan tas, melainkan dikepang untuk dijadikan sebagai tali, karena memiliki permukaan yang lebih tebal.