Menko Airlangga Beberkan Strategi Indonesia Ciptakan 9 Juta Talenta Digital Selama 15 Tahun
Terkait dengan itu, pemerintah terus mengakselerasi kemajuan pembangunan infrastruktur digital nasional secara signifikan seperti pembangunan jaringan fiber optic Palapa Ring sepanjang lebih dari 12.000 km yang menghubungkan paling tidak 57 kota/kabupaten, menambah Base Transceiver Station (BTS) di 8.100 titik, serta pemanfaatan Satelit Multifungsi Satria untuk lebih dari 150.000 lokasi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Dalam kesempatan yang menghadirkan sedikitnya 150 mahasiswa dari Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) tersebut, Airlangga menyampaikan, Indonesia harus mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki melalui empat strategi yakni dengan memanfaatkan momentum bonus demografi, digitalisasi, inovasi, dan kewirausahaan.
Menurut Airlangga, mahasiswa sebagai generasi muda bangsa dan ujung tombak perubahan, memiliki potensi untuk mengubah wajah ekonomi Indonesia lebih baik ke depan melalui ide-ide inovatif yang dieksekusi dengan tepat.
Pernyataan senada disampaikan Juru Bicara sekaligus Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.
Haryo mengungkapkan, pentingnya peran generasi muda untuk menentukan perekonomian Indonesia di masa depan. Dengan berbagai peran dan capaian perekonomian Indonesia termasuk di kancah dunia hingga saat ini, generasi muda harus mampu selalu membangun optimisme menjaga ketahanan ekonomi nasional.