Klaim AUTP Cair, Petani Rancaekek Langsung Tanam Ulang Usai Alami Gagal Panen
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, AUTP sangatlah penting bagi petani utamanya menghadapi musim kering. Dirinya pun sangat menyayangkan jika petani tidak mau ikut dalam asuransi ini.
"Preminya murah karena dapat subsidi dari pemerintah. Hanya Rp36 ribu per hektare dari aslinya Rp180 ribu. Sayang sekali kalau petani tidak ikut karena jika mereka gagal panen, kan ada uang yang akan cair maksimal sebesar Rp6 juta per hektare. Ini kan sangat membantu petani," ujarnya.
Mendapati banyak petani yang belum banyak ikut AUTP, Mentan Amran meminta Kepala Dinas Pertanian di daerah untuk rajin menyosialisasikan AUTP kepada para petani.
"Tolong AUTP ini terus disosialisasikan kepada petani karena sangat bermanfaat buat petani," tuturnya.
Sementara terkait musim kemarau, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil menegaskan bahwa selain program AUTP, Kementan melalui Ditjen PSP telah melakukan berbagai usaha dalam mengatasi kekeringan.
Upaya penanggulangan gagal panen akibat bencana kekeringan ini sebenarnya sudah dilakukan. Seperti menginformasikan kepada para petani terkait iklim berdasar pantauan BMKG. Kemudian, jugamemberikan rekomendasi budidaya tanaman, seperti penggunaan varietas toleran kekeringan.