Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bank Mandiri Perkuat Ekosistem PMI dan Diaspora lewat Mandiri Sahabatku 2026
Advertisement . Scroll to see content

Klaim AUTP Cair, Petani Rancaekek Langsung Tanam Ulang Usai Alami Gagal Panen

Jumat, 15 Maret 2024 - 08:48:00 WIB
Klaim AUTP Cair, Petani Rancaekek Langsung Tanam Ulang Usai Alami Gagal Panen
Petani di Rancaekek, Kabupaten Bandung kembali tanam ulang padi setelah klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) cair. (Foto: dok Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, AUTP sangatlah penting bagi petani utamanya menghadapi musim kering. Dirinya pun sangat menyayangkan jika petani tidak mau ikut dalam asuransi ini.

"Preminya murah karena dapat subsidi dari pemerintah. Hanya Rp36 ribu per hektare dari aslinya Rp180 ribu. Sayang sekali kalau petani tidak ikut karena jika mereka gagal panen, kan ada uang yang akan cair maksimal sebesar Rp6 juta per hektare. Ini kan sangat membantu petani," ujarnya.

Mendapati banyak petani yang belum banyak ikut AUTP,  Mentan Amran meminta Kepala Dinas Pertanian di daerah untuk rajin menyosialisasikan AUTP kepada para petani. 

"Tolong AUTP ini terus disosialisasikan kepada petani karena sangat bermanfaat buat petani," tuturnya.

Sementara terkait musim kemarau, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil menegaskan bahwa selain program AUTP, Kementan melalui Ditjen PSP telah melakukan berbagai usaha dalam mengatasi kekeringan.

Upaya penanggulangan gagal panen akibat bencana kekeringan ini sebenarnya sudah dilakukan. Seperti menginformasikan kepada para petani terkait iklim berdasar pantauan BMKG. Kemudian, jugamemberikan rekomendasi budidaya tanaman, seperti penggunaan varietas toleran kekeringan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut