Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BRI Bantu Taman Dahlia Penuhi Gizi Anak, Hasil Panen Disuplai ke Dapur MBG
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Sampah Menjelma Ondel-Ondel, Kisah Lukman Bangkit dari Masa Sulit Didukung BRI

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:45:00 WIB
Ketika Sampah Menjelma Ondel-Ondel, Kisah Lukman Bangkit dari Masa Sulit Didukung BRI
Lukman Hakim bersama miniatur ondel-ondel hasil kerajinan tangannya. (Foto: Rizky Agustian)
Advertisement . Scroll to see content

Lukman menuturkan bahan baku diperoleh dari tetangga, teman, hingga kerabat yang mengumpulkan botol bekas untuknya. Dia membeli botol bekas yang telah dikumpulkan seharga Rp5.000 per kilogram.

Bahkan, limbah kain dari konveksi di dekat rumahnya juga dimanfaatkan sebagai bahan pakaian miniatur ondel-ondel. "Kadang kita pesan limbahnya kalau bisa jangan dibuang, buat saya," ujarnya.

Saat ini, Lukman menjalankan usaha tersebut bersama istrinya. Produk miniatur ondel-ondel dipasarkan melalui sistem konsinyasi ke sejumlah toko mainan.

Menurut dia, miniatur ondel-ondel buatannya sudah dipasarkan di sejumlah toko kawasan seperti Pondok Labu dan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hingga Pondok Petir, Depok. Sepasang ondel-ondel dijual seharga Rp25.000 kepada reseller, dan Rp35.000 jika dijual secara langsung ke pembeli.

Miniatur ondel-ondel hasil kerajinan tangan Lukman Hakim. (Foto: Rizky Agustian)
Miniatur ondel-ondel hasil kerajinan tangan Lukman Hakim. (Foto: Rizky Agustian)

"Variatif. Ada yang 10, ada yang 50, ada yang 30. Tinggal tergantung penjualannya aja. Ramai atau enggaknya," ujar Lukman saat menjelaskan jumlah miniatur ondel-ondel yang dititipkan di setiap toko.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut