Kerja Sama Perdagangan RI-Turki, Kadin Bidik 10 Miliar Dolar AS
"Fokusnya di bidang energi, konstruksi, kesehatan, dan juga tentunya pertahanan sampai kepada fintech. Diskusinya sangat konstruktif dan saya lihat ini bisa menjadi cikal bakal peningkatan perdagangan kita dari 2 miliar dolar AS menjadi 10 miliar dolar AS dalam waktu yang sangat dekat," tuturnya.
Dalam forum tersebut, telah ditandatangani 13 nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Turki di berbagai bidang strategis, di antaranya bidang energi, agrikultur, perdagangan, industri pertahanan, komunikasi, dan pendidikan.
Salah satu proyek unggulan yang segera direalisasikan adalah kolaborasi energi panas bumi antara Pertamina Geothermal Energy dengan mitra di Turki.
"Hari ini saja kita memiliki geothermal, di salah satu kota terbesar di Turki, Indonesia. Pertamina Geothermal akan melakukan kolaborasi di sana," ungkapnya.
Anin menegaskan bahwa Indonesia memiliki cadangan energi panas bumi terbesar di dunia. Sedangkan, Turki dinilai telah memiliki pengalaman dan teknologi yang cukup matang dalam sektor tersebut.