Laba Bersih BNI Naik 75 Persen di Semester I 2022, Cetak Rekor Tertinggi
Selain penanaman, Andi menyebut, pendekatan intensifikasi dilakukan melalui bongkar ratoon seluas 75.000 ha dan rawat ratoon seluas 125.000 ha.
"Dari perluasan, bongkar dan rawat ratoon tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan produksi serta menaikan produktivitas sehingga kekurangan sebesar 850.000 ton GKP tersebut dapat terpenuhi," ucapnya.
LKPP Sebut Konsolidasi Pengadaan Laptop Nasional Efisiensi Anggaran Rp1,8 Triliun
Adapun saat ini produksi gula nasional Tahun 2021 mencapai 2,35 juta ton atau naik 10,3 persen dibandingkan produksi Tahun 2020 yang sebesar 2,13 juta ton. Produksi tersebut berasal dari produksi giling tebu dalam negeri oleh pabrik gula dan dialokasikan.
Sementara saat ini kebutuhan gula konsumsi sebesar 3,2 juta ton, sehingga masih dibutuhkan tambahan produksi untuk swasembada sebesar 850.000 ton Gula Kristal Putih (GKP).
Kisah Li-Ka-shing, Orang Terkaya di Hong Kong yang Pernah Jualan Plastik
Editor: Aditya Pratama