Jokowi Ingin Hilirisasi Dilakukan di Semua Sektor
“Meningkat dari sebelumnya hanya 1,1 miliar dolar AS di tahun 2014, dari Rp15 triliun kemudian meloncat kepada Rp300 triliun. Itu karena peningkatan nilai tambah di dalam negeri,” ucapnya.
Jokowi menyampaikan, setelah nikel, komoditas lain yang akan dihentikan ekspor bahan mentah yaitu bauksit, tembaga, timah dan emas.
“Tidak ada lagi yang namanya ekspor bahan mentah. Tahun 2022, ini saya kira kita bisa mencapai ekspor khusus untuk nikel bs mencapai 28 sampai 30 miliar dolar AS. Berarti sudah kira-kira Rp420 triliun. Itu perkiraan,” tuturnya.
“Dan sekali lagi setelah nikel kita akan mendorong investasi di sektor bauksit, di sektor tembaga, di sektor timah, di sektor emas, dan lain-lainnya yang biasanya kita mengekspor dalam bentuk raw material atau bahan mentah,” sambungya.
Editor: Aditya Pratama