Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Lagi Putar Jauh, Akses Baru Tol Pattimura di Salatiga Rampung 2027
Advertisement . Scroll to see content

Ini Penyebab Batalnya Uji Coba Sistem Transaksi MLFF di Tol Bali Mandara

Selasa, 06 Juni 2023 - 18:18:00 WIB
Ini Penyebab Batalnya Uji Coba Sistem Transaksi MLFF di Tol Bali Mandara
Konsultan Pengawas Independen menyampaikan, kontraktor EPC untuk pengerjaan sistem transaksi tol MLFF mangkir dari kewajiban. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan isi laporan, PJPK sebagai project ultimateowner mengharapkan agar kamera pada gantry dapat melakukan identifikasi perhitungan seluruh kendaraan yang melintas di jalan tol, dengan pelaksanaan identifikasi pelat nomor secara otomatis dan kategorisasi melalui sistem artificial intelligence 94 persen dan sisanya 6 persen melalui identifikasi secara visual/manual yang dilakukan oleh verifikator. 

"Sebaliknya, Kontraktor EPC BUP menyampaikan bahwa kamera pada gantry hanya dapat melakukan identifikasi 94 persen terhadap nomor pelat kendaraan yang tertangkap kamera, bukan terhadap total kendaraan yang melintas,” tulis laporan tersebut.

Kedua hal tersebut merupakan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indikator/KPI) yang telah disepakati PT Roatex Indonesia Toll System bersama dengan pemerintah, namun tidak bisa dipenuhi oleh Kontraktor EPC. 

Lebih lanjut, konsultan ini menyatakan bahwa Kontraktor EPC belum menyerahkan deliverables sesuai dengan spesifikasi yang terdapat di dalam Dokumen Desain padahal pembayaran sudah dilakukan oleh Roatex. 

Sebagai informasi, pembayaran dari Roatex kepada Kontraktor EPC dilakukan per milestone atau pencapaian target kerja. Dengan temuan-temuan tersebut, konsultan merekomendasikan, antara lain meminta Roatex mengintruksikan Kontraktor EPC untuk melakukan penyesuaian Dokumen Desain dengan situasi dan kondisi di Indonesia dengan merujuk pada permintaan-permintaan PJPK.

Selain itu, Roatex juga disarankan untuk menunda pembayaran yang telah ditagihkan sampai mereka menerima deliverables Kontraktor sesuai dengan Dokumen Desain dan Kontraktor EPC telah menyesuaikan Dokumen Desain dengan situasi dan kondisi di Indonesia, merujuk pada permintaan-permintaan PJPK. 

“Dari temuan-temuan tersebut, kami berpendapat bahwa besar kemungkinan terjadinya cost overrun (kelebihan bayar) dan keterlambatan penyelesaian Proyek,” sebut konsultan dalam laporan tersebut.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut