Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ade Darmawan Minta Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah: Jokowi Telah Didiskriminasi
Advertisement . Scroll to see content

Hadiri Arahan Jokowi di Gernas BBI, Angela Tanoesoedibjo Dukung Target 1 Juta Produk Lokal Masuk E-Katalog

Rabu, 25 Mei 2022 - 13:00:00 WIB
 Hadiri Arahan Jokowi di Gernas BBI, Angela Tanoesoedibjo Dukung Target 1 Juta Produk Lokal Masuk E-Katalog
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo, menghadiri arahan Presiden Joko Widodo terkait Evaluasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta, Selasa (24/5/2022). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo, mendukung target pemerintah untuk mewujudkan 1 juta produk lokal masuk dalam e-katalog yang disusun oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Dukungan itu, disampaikan Wamenparekraf, saat menghadiri acara Pengarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait Evaluasi Aksi Afirmasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), di Jakarta Convention Center, Selasa (24/5/2022).

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mendorong agar pemerintah daerah seluruh Indonesia untuk meningkatkan jumlah produk unggulan daerah masing-masing untuk bisa masuk ke dalam E-Katalog produk lokal yang disusun LKPP.

Menurut Jokowi, baru 46 dari 514 pemerintah kabupaten/kota yang memiliki E-Katalog lokal, sehingga ia pun mendorong agar jumlah ini terus ditingkatkan dan target satu juta produk lokal dalam E-Katalog bisa tercapai. Terlebih, syarat pengajuan E-katalog tersebut sudah disederhanakan oleh LKPP.

"Dulu ada delapan langkah, sekarang cuma dua langkah, gampang sekali, sehingga saya minta kepala daerah dan sekda ini segera dilakukan, produk-produk lokal dan unggulan daerah segera masuk ke E-Katalog lokal," kata Jokowi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut