Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan Rute Internasional Mulai Akhir Maret
Irfan menyampaikan, langkah tersebut selaras dengan fokus perseroan untuk terus bergerak semakin agile melalui optimalisasi pendapatan dari langkah pengembangan jaringan yang dijalankan secara prudent.
Hal itu sejalan dengan proyeksi upaya peningkatan alat produksi perseroan, di mana Garuda Indonesia akan menambah jumlah armadanya menjadi sekitar 80 pesawat pada akhir tahun 2024.
“Perseroan sebagai national flag carrier berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif pada ekosistem pariwisata nasional yang dilaksanakan melalui kehadiran aksesibilitas udara yang aman, nyaman dan beragam,” tuturnya.
Selain kelima rute internasional tersebut, mulai April hingga Agustus 2024 mendatang, Garuda Indonesia juga secara bertahap akan meningkatkan frekuensi penerbangan pada lebih dari 16 rute domestik yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara.
Irfan menyebut, peningkatan frekuensi penerbangan domestik diharapkan akan mendorong wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara untuk mengunjungi lebih banyak destinasi dan mengeksplorasi eksotisme Nusantara.