Ganjar Pranowo Bicara Ekonomi Syariah di Muhammadiyah, Ini 6 Prinsip Ekonomi Syariah
Pemahaman ini menekankan bahwa segala kekayaan yang dimiliki umat Islam seharusnya dilihat sebagai anugerah dan tanggung jawab yang harus dikelola dengan penuh kesadaran terhadap nilai-nilai syariah.
Prinsip yang menjadi penggerak dalam ekonomi syariah adalah kerja sama antar umat Islam. Konsep ini menekankan pentingnya kolaborasi dan saling mendukung di dalam masyarakat Muslim, baik dalam aspek kepemilikan harta maupun pengembangan ekonomi secara keseluruhan.
Ekonomi syariah turut mengakui kepemilikan masyarakat dan mendorong pemanfaatannya demi kepentingan bersama. Pemahaman ini memberikan dasar bagi adanya distribusi kekayaan yang lebih merata dan penggunaan harta secara produktif untuk kesejahteraan bersama.
Dalam ekonomi syariah, praktik riba dengan berbagai bentuk pelaksanaannya dihindari. Hal ini mencerminkan komitmen untuk mengadopsi sistem keuangan yang adil dan bebas dari praktik yang dianggap merugikan masyarakat.
Dalam sistem ekonomi syariah, sistem ini menolak praktik menumpuk-numpuk harta dan dominasi kekayaan oleh sekelompok orang atau kelompok tertentu. Konsep ini mengadvokasi keadilan dalam distribusi kekayaan dan menentang akumulasi kekayaan yang tidak adil.
Ada kewajiban membayar zakat diterapkan untuk harta yang telah mencapai nisab atau memenuhi batas tertentu. Zakat bukan hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga merupakan mekanisme redistribusi kekayaan yang berperan dalam menciptakan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi dalam masyarakat Islam.
Itu dia beberapa prinsip ekonomi syariah yang disampaikan oleh Calon Presiden Ganjar Pranowo dalam acara di Muhammadiyah.
Editor: Puti Aini Yasmin