Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 6 Februari 2026 di SPBU Seluruh Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

DPR Minta Penambahan Kuota BBM Bersubsidi, Antisipasi Kenaikan Harga Pertamax Cs

Rabu, 04 Oktober 2023 - 11:12:00 WIB
DPR Minta Penambahan Kuota BBM Bersubsidi, Antisipasi Kenaikan Harga Pertamax Cs
Ilustrasi DPR minta pemerintah tambah kuota BBM bersubdisi (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta pemerintah menambah kuota BBM bersubsidi. Hal ini sebagai antisipasi lonjakan permintaan BBM pertalite usai kenaikan harga pertamax cs.

Menurut Mulyanto ia memperkirakan akan ada masyarakat yang beralih mengkonsumsi BBM dengan harga yang lebih murah. Maka dari itu, pemerintah harus mengantisipasi lonjakan permintaan ini, karena dikhawatirkan melampaui kuota BBM bersubsidi pada tahun 2023

"Ya saya rasa migrasi ini tetap berpotensi, apalagi revisi Perpres Pembatasan penggunaan bbm bersubsidi belum diterbitkan. Itu sebabnya kita minta pemerintah segera mengantisipasi terjadinya migrasi ini, termasuk kemungkinan penambahan kuota BBM bersubsidi," ucap Mulyanto, Rabu (4/10/2023).

Dari pertemuan terakhir Komisi VII DPR RI dengan Dirut Pertamina Patra Niaga, dilaporkan bahwa prognosis penyerapan pertalite, sampai hari ini, masih dalam batas aman kuota BBM bersubsidi tahun 2023.

Meskipun begitu, kata Mulyanto, pemerintah perlu membuat rencana cadangan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM bersubsidi ini. Jangan sampai ketika peristiwa itu terjadi pemerintah panik dan tidak punya solusi. 

"Rasanya Pemerintah perlu mempertimbangkan penambahan kuota BBM bersubsidi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Dalam kondisi seperti sekarang pemerintah harus bisa memberi solusi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan BBM murah. Bukan malah menghapus atau mengurangi kuota, yada nanti masyarakat antre di SPBU-SPBU," tutur dia. 

Mulyanto menambahkan penambahan kuota BBM bersubsidi ini sangat terbuka sehingga pemerintah dan DPR bisa saja menetapkan kuota baru. Nantinya tinggal ditentukan berapa besaran penambahan kuota yang diperlukan sambil melihat kemampuan keuangan negara untuk menunjang perubahan tersebut. 

"Namun, Kita lihat saja perkembangannya tiga bulan ke depan. Kalau dugaan saya, kelebihan kuota Pertalite ini tidak akan terlalu besar," katanya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut