Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?
Advertisement . Scroll to see content

China Habiskan Rp5.285 Triliun untuk Bangun Industri Kendaraan Listrik

Jumat, 21 Juni 2024 - 21:50:00 WIB
China Habiskan Rp5.285 Triliun untuk Bangun Industri Kendaraan Listrik
China telah menghabiskan 230,8 miliar dolar AS atau setara Rp5.285 triliun selama lebih dari satu dekade untuk mengembangkan industri kendaraan listrik. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Subsidi pemerintah tidak serta merta langsung digunakan untuk pengembangan mobil. Pada tahun-tahun awal pengembangan kendaraan listrik China, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa mereka menemukan setidaknya lima perusahaan menipu pemerintah sebesar lebih dari 1 miliar yuan.

Kendaraan buatan China juga mendapat manfaat dari meningkatnya penetrasi mobil listrik di negara tersebut, sehingga mengurangi pasar bahan bakar yang dulunya menguntungkan bagi produsen mobil asing. 

Meski begitu, Kennedy menyebut bahwa dukungan pemerintah yang dan pertumbuhan pasar untuk perusahaan kendaraan listrik China belum meningkatkan keuntungan secara signifikan.

"Perusahaan akan lebih berhati-hati dalam mengukur investasi mereka dalam kapasitas baru, dan munculnya kesenjangan antara penawaran dan permintaan kemungkinan besar akan mengakibatkan konsolidasi industri," ucapnya.

Adapun, laba bersih BYD per mobil telah menurun selama 12 bulan terakhir hingga setara dengan 739 dolar AS, menurut analisis CLSA pada kuartal pertama 2024. Sementara, Tesla telah turun menjadi 2.919 dolar AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut