China Habiskan Rp5.285 Triliun untuk Bangun Industri Kendaraan Listrik
Subsidi pemerintah tidak serta merta langsung digunakan untuk pengembangan mobil. Pada tahun-tahun awal pengembangan kendaraan listrik China, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa mereka menemukan setidaknya lima perusahaan menipu pemerintah sebesar lebih dari 1 miliar yuan.
Kendaraan buatan China juga mendapat manfaat dari meningkatnya penetrasi mobil listrik di negara tersebut, sehingga mengurangi pasar bahan bakar yang dulunya menguntungkan bagi produsen mobil asing.
Meski begitu, Kennedy menyebut bahwa dukungan pemerintah yang dan pertumbuhan pasar untuk perusahaan kendaraan listrik China belum meningkatkan keuntungan secara signifikan.
"Perusahaan akan lebih berhati-hati dalam mengukur investasi mereka dalam kapasitas baru, dan munculnya kesenjangan antara penawaran dan permintaan kemungkinan besar akan mengakibatkan konsolidasi industri," ucapnya.
Adapun, laba bersih BYD per mobil telah menurun selama 12 bulan terakhir hingga setara dengan 739 dolar AS, menurut analisis CLSA pada kuartal pertama 2024. Sementara, Tesla telah turun menjadi 2.919 dolar AS.