Bursa AS Bergejolak, Buffett: Investor Jangka Panjang Tak Usah Panik
“Adalah sebuah kesalahan besar bagi investor dengan horizon jangka panjang -termasuk didalamnya dana pensiun, dana abadi pendidikan, dan individu yang senang menabung- mengukur rasio portofoilo saham dengan obligasi. Seringkali, keberadaan obligasi dalam sebuah portofolio investasi meningkatkan risiko di dalamnya,” ujar Buffet.
Nasihat Buffet ini dikatakannya sebulan ketika bursa Wall Street mengalami hari terburuk dalam tujuh tahun terakhir. Dia mengingatkan penggunaan instrumen leveraging untuk berinvestasi di saham karena hal itu bisa membuat rasa panik semakin membesar dalam periode volatilitas seperti sekarang ini.
“Tidak ada yang tahu seberapa jauh saham bisa jauh dalam waktu singkat. Bahkan jika Anda meminjam dalam jumlah kecil dan posisi Anda sedang tidak diancam oleh gejolak pasar, pikiran Anda mungkin menjadi bingung dengan berita-berita dan komentar yang menakutkan. Dan, pikiran yang tidak tenang tidak akan pernah bisa menghasilkan keputusan investasi yang tepat,” kata dia.
Editor: Rahmat Fiansyah