BRI Bantu Taman Dahlia Penuhi Gizi Anak, Hasil Panen Disuplai ke Dapur MBG
Kondisi tersebut membuat pengembangan kebun berjalan secara bertahap karena keterbatasan sarana dan biaya. Sukarni mengaku warga harus memutar hasil penjualan panen yang jumlahnya tidak seberapa untuk membeli kembali bibit maupun kebutuhan tanam lainnya.
"Terus terang yang namanya swadaya kan berat, kita ngeluarin modal itu lumayan berat. Karena hasilnya kan enggak seberapa," ujarnya.
Setelah memperoleh dukungan BRInita, berbagai fasilitas penunjang mulai tersedia di kawasan kebun. Mulai dari bibit tanaman, kolam ikan, gazebo, pagar, bedeng tanam, kanopi shelter, pompa air hingga mesin pencacah yang membantu pengelolaan kebun sehari-hari.
Selain pembangunan sarana, para pengurus juga dibekali pengetahuan budidaya tanaman melalui pelatihan dari BRInita. Materi yang diberikan mencakup teknik penanaman hingga perawatan tanaman agar hasil panen lebih optimal.

"Dulu ada soal bercocok tanam dari BRI. Misalnya cara nanam, cara memelihara tanaman yang benar," kata Sukarni.