Bonnie Tang, campaign manager Equitas mengatakan, organisasi perlindungan konsumen internasional mengajukan pengaduan ke Kementerian Pertanian setelah melakukan penyelidikan terhadap peternakan produsen telur yang menjadi pemasok telur utama ke Ahold Delhaize, peritel Belanda yang mengoperasikan supermarket di seluruh Indonesia.
"Dalam investigasi Equitas, kelompok perlindungan konsumen internasional, mendokumentasikan berbagai pelanggaran tentang keamanan pangan dan kesejahteraan hewan dalam produksi telur," kata Bonnie Tang, melalui keterangan tertulisnya belum lama ini.
Dalam investigasi tersebut, terdapat beberapa pelanggaran, yaitu pertama, banyaknya serangga yang berkumpul di sekitar lokasi, merayap dan berada di antara hewan-hewan, kotoran, dan telur-telur. Kedua, burung-burung liar terbang bebas keluar masuk peternakan, yang berpotensi menularkan penyakit, termasuk flu burung.
Ketiga, kondisi kandang yang kotor dan tidak aman mengakibatkan kerusakan fisik dan cacat pada induk ayam.
“Ini adalah investigasi kedua dalam enam bulan terakhir. Ditemukan banyak pelanggaran undang-undang keamanan pangan serta kekejaman terhadap hewan yang parah dalam rantai pasokan Ahold Delhaize di Indonesia,” kata Bonnie Tang.