Rimbawan menambahkan, beberapa manfaat dari mengonsumsi tumeric adalah membantu mengatasi berbagai macam penyakit metabolik.
Salah satu penyakit yang banyak dialami masyarakat adalah obesitas. Obesitas merupakan gangguan yang melibatkan lemak tubuh berlebihan yang meningkatkan risiko masalah kesehatan.
"Obesitas sering kali terjadi karena kalori yang masuk lebih banyak daripada yang dibakar melalui olahraga dan kegiatan normal sehari-hari. Berdasarkan uji klinis, dengan mengonsumsi kurkumin dosis 1 gram per hari selama satu bulan dapat membantu mengatasi diabetes," kata Rimbawan.
Sementara itu, untuk mengonsumsi turmeric, menurut Rimbawan bisa dikonsumsi langsung, tapi sekarang juga sudah banyak turmeric yang diproduksi secara modern. "Kalau bicara produk yang ada saat ini, produk yang kita punya (Immunoturmeric) dalam bentuk kapsul itu memudahkan kita untuk konsumsi, angkanya lebih pasti," ujarnya.
Senior Director and General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan, Immunoturmeric dikembangkan dengan bahan baku terbaik, dibudidayakan oleh petani kunyit di Jawa Tengah, Indonesia. Dengan dihadirkannya Immunoturmeric, ini merupakan komitmen Herbalife Nutrition untuk memberikan produk nutrisi berkualitas tinggi yang didukung ilmu pengetahuan dan para ahli nutrisi untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus berkembang saat ini.
"Mulai dari memastikan sumber bahan baku yang berkualitas hingga mengadopsi teknologi canggih, yang dipandu oleh program Seed to Feed mencakup kontrol kualitas secara berkesinambungan melakukan pengetesan pada produk untuk memastikan standar dalam pengembangan dan manufaktur produk," kata Andam Dewi.
"Produk ini diformulasikan untuk menjaga kesehatan, stamina, dan kekebalan tubuh. Setiap kapsul Immunoturmeric terdiri dari 336mg rimpang curcuma domestica (curcuma longa) dalam partikel berukuran nano. Dikembangkan dengan menggunakan bahan-bahan alami, tidak mengandung pewarna makanan atau penyedap tambahan," katanya.