Setelah menyelesaikan proses pembayaran dan pesanan telah dikonfirmasi oleh pihak restoran, cukup lama kami menunggu untuk mendapatkan driver yang mau untuk mengantarkan pesanan. Total memakan waktu selama kurang lebih 15 menit bagi kami untuk menunggu mendapatkan driver.
Setelah pesanan "nyantol" oleh seorang driver, baru saja kami hendak menghubungi, tiba-tiba pesanan kami di cancel! Mau tidak mau kami harus re-order. Total ada kurang lebih tiga kali kami mengalami kejadian yang sama. Padahal, kami telah memohon kepada sang driver atas kerelaannya agar pesanan tidak dicancel, bahkan kami menawarkan iming-iming tip yang cukup besar.
Saat memasuki pesanan ke-4, driver yang mengangkut pesanan kami tidak membatalkan order! Betapa senangnya hati. Namun, begitu sang driver memohon kesabaran dari kami untuk menunggu, yang mana hal tersebut juga tidak menjadi masalah bagi kami mengingat luar biasanya antusiasme terhadap The BTS Meal ini.
Setelah menunggu selama kurang lebih satu jam, tiba-tiba driver mengkonfirmasi, pesanan telah diantarkan. Saat menerima konfirmasi tersebut sejujurnya kami cukup kaget. Karena pesanan kami dikonfirmasi pada Pukul 12.29 WIB, sementara sang driver telah sampai ke kantor ketika jam menunjukkan Pukul 13.23. Kurang dari 1 jam saja!
Padahal, di media sosial ramai beredar kabar pelanggan yang harus menunggu hingga berjam-jam, bahkan sampai ada yang harus gigit jari karena belum juga pesanan mereka sampai, antrean sudah terlebih dahulu dibubarkan aparat karena dinilai melanggar protokol kesehatan seiring terciptanya kerumunan seperti gerai di Jakarta Barat bahkan Semarang. Seketika kami merasa menjadi seperti telah berhasil memenangkan ‘pertempuran akbar’.