"Roti kukus ini setahu saya sudah ada sejak zaman orangtua saya dahulu. Sejak saya masih SD ibu saya sudah membuat roti kukus," kata Safira Tarimboba kepada MNC Media Portal, Senin (26/4/2021)
Roti kukus dijual bebas dan bisa ditemui di kios-kios takjil yang ada di kampung Arab. Roti kukus terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan telur, garam dan air, sementara untuk isinya berupa tumisan soun, bawang merah, bawang putih, cabai dan ikan tuna, atau ikan cakalang juga bisa. Ikan yang sudah disuwir-suwir kemudian dicampur dengan laksa dan air santan kelapa.
Cara membuatnya juga cukup mudah, yakni dengan cara mencampur adonan tepung terigu dengan telur, untuk 1/2 kg tepung terigu, cukup dengan 1 butir telur, ditambah dengan air dan garam.
Kemudian, campuran tersebut dituang di atas cetakan berupa teflon kecil terus dibakar satu-satu dengan nyala api kecil. Campuran adonan harus merata dan tidak kental agar kulit roti tidak tebal dan mudah untuk digulung.
Di atas kulit roti yang sudah selesai dibakar, ikan tuna atau ikan cakalang suwir beserta laksa digulung. Letakkan satu per satu roti kukus di atas nampan yang sudah dilapisi daun pandan terlebih dahulu, kemudian masukkan nampan yang berisi roti kukus ke dalam wajan yang sudah berisi air terus ditutup.